Implementasi Doktrin Business Judgment Rule di Indonesia dalam Aktivitas Bisnis Perusahaan
Webinar ini bertujuan untuk memberikan pemahaman secara mendalam mengenai pengimplementasian doktrin Business Judgment Rule dalam aktivitas bisnis perusahaan
KCD/FD

Direksi yang menjadi bagian dalam organ perusahaan memiliki peranan penting, terutama dalam pengambilan keputusan dalam perusahaan, dimana pengambilan keputusan tersebut memiliki dua dampak ekonomis yang dapat membawa keuntungan atau kerugian bagi perusahaan itu sendiri. Setiap keputusan yang diambil pun memiliki risikonya masing-masing, terutama risiko Hukum. Di Indonesia, eksistensi doktrin Business Judgment Rule (BJR) yang mengatur mengenai batasan-batasan tertentu terkait kapan direksi dan komisaris tidak dapat dibebani pertanggungjawaban atas risiko keputusan atau tindakan pengawasan. Hal ini menjadi penting untuk dibahas, dalam rangka memitigasi atau meminimalisir risiko agar terhindar dari tindak pidana korupsi atas keputusan yang diambil. Maka, berangkat dari kebutuhan bagi perusahaan, konsultan hukum, penegak hukum, serta konsultan hukum dalam perusahaan untuk memahami lebih dalam mengenai penerapan BJR di Indonesia, Hukumonline.com akan menyelenggarakan:

 
Webinar Hukumonline 2020
 
“Implementasi Doktrin Business Judgment Rule di Indonesia dalam Aktivitas Bisnis Perusahaan”
 
Waktu Kegiatan
 
Hari, Tanggal: Kamis, 24 September 2020
Pukul: 09.30 – 12.00 WIB
Fasilitas & Investasi
 
Fasilitas:
Soft File Materi, Notulensi, dan E-Certificate
Investasi:
Pelanggan: Rp 770.000,-
Umum: Rp 880.000,
-
Narasumber
 
Prof. Dr. Surya Jaya, S.H., M.Hum.
Hakim Agung - Mahkamah Agung RI
 
Prof. Surya Jaya adalah Hakim Agung di Mahkamah Agung RI, Beliau juga tercatat sebagai Guru Besar Hukum Pidana Universitas Hasanuddin. Beliau meraih gelar sarjana hukumnya hingga strata 3 di Universitas Hasanuddin, Makassar. Sebelum diangkat menjadi Hakim Agung, beliau juga pernah menjadi Hakim Ad Hoc Tipikor Banding Jakarta sejak tahun 2005.
 
Chandra M. Hamzah
Co-Founder & Partner - Assegaf Hamzah & Partners
 
Chandra adalah partner dan salah satu pendiri firma hukum Assegaf Hamzah & Partners. Selain dihormati sebagai advokat litigasi, ia juga dikenal sebagai tokoh anti korupsi. Beliau memiliki fokus praktik hukum di bidang sengketa komersial, anti korupsi dan tata kelola perusahaan yang baik, dan kekayaan intelektual. Setelah ia menyelesaikan jabatannya di KPK pada tahun 2011, beliau kembali berpraktik sebagai advokat. Ia berperan penting dalam mendirikan praktik kepatuhan anti korupsi kami, yang memberikan nasihat hukum terkait dengan kepatuhan terhadap undang-undang anti korupsi di Indonesia dan negara-negara lain, termasuk di Amerika Serikat berdasarkan Foreign Corrupt Practices Act dan di Inggris berdasarkan Bribery Act.
 
Moderator:
 
Hamalatul Qurani
Journalist - Hukumonline.com
 
Mala merupakan Journalist and Premium Stories Team di Hukumonline.com serta pernah memiliki pengalaman kerja di Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU RI). Selama bekerja di Hukumonline, aktif menulis isu-isu soal Hukum Bisnis, Persaingan Usaha, Litigasi, Kepailitan & PKPU, Hukum Kontrak, strategi seputar legal compliance dan lainnya.
 
Materi Webinar
 
Implementasi Doktrin Business Judgment Rule di Indonesia dalam Aktivitas Bisnis Perusahaan
  • Garis besar peraturan dan sudut pandang hakim terkait Business Judgment Rule di Indonesia
  • Perbedaan tindak pidana korupsi dan Business Judgment Rule (ruang lingkup dan batasannya)
  • Tanggung jawab Direksi dalam tindakan ultra vires
  • Pengakuan Business Judgment Rule di Pengadilan Indonesia
  • Unsur-unsur yang harus dipenuhi dalam perwujudan Business Judgment Rule
  • Peran dan tanggung jawab organ perusahaan dalam lingkup penerapan Business Judgment Rule
  • Praktik Business Judgment Rule pada Badan Usaha Milik Negara maupun Swasta
  • Gugatan Pemegang Saham dalam hal Direksi melakukan tindakan ultra vires
  • Efektivitas Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 dan regulasi lainnya dalam menerapkan Business Judgment Rule di Indonesia
  • Tantangan dan hambatan Business Judgment Rule di Indonesia
Pendaftaran
 
  • Tempat terbatas! First-come, first-served
  • Isi formulir pendaftaran disini
  • Pendaftaran dilakukan dengan cara transfer biaya investasi ke rekening: BNI Cabang KCP Cilandak KKO an. PT Justika Siar Publika Nomor: 060 - 2439 – 193
Contact Person:
Fisca Dahlia
(021) 2270 8910 atau email: talks@hukumonline.com

 

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua