Senin, 06 July 2020

​​​​​​​Merawat Kepercayaan Pembaca Melalui Produk Jurnalistik Berkualitas Oleh: Fathan Qorib*)

Dari contoh tersebut, terlihat bahwa verifikasi dan cek ricek sangat penting bagi media sebelum menghasilkan berita. Kualitas menjadi nomor satu jika dibandingkan kecepatan. Tanpa produk jurnalistik yang berkualitas dan tepat, kerugian bukan hanya ada pada sisi media, tapi juga pihak lain seperti pemerintah dan para pembaca yang dibuat bingung dari isi pemberitaan.

Dalam buku berjudul “Pers Berkualitas, Masyarakat Cerdas” yang ditulis Bekti Nugroho dan Samsuri disebutkan bahwa, pers berkualitas tidak sekadar bermakna pers yang mampu menghadirkan konten-konten berita atau informasi yang berkualitas kepada masyarakat. Ia harus dapat bertahan dari persaingan bisnis yang sehat dan siap menghadapi perkembangan pesat teknologi komunikasi. Perlu diingat bahwa pers punya peran strategis dalam mendorong tumbuhnya masyarakat yang cerdas.

Sesuai dengan marwah saat didirikan, Hukumonline lahir di awal era reformasi yang digagas untuk memberikan edukasi dan pencerahan kepada masyarakat tentang dunia hukum di Indonesia. Menghadapi era disrupsi, Hukumonline terus bertransformasi menjadi reg-tech company yang menyediakan produk dan jasa hukum paling lengkap, terintegrasi dan terpercaya dengan penggunaan dan pemanfaatan teknologi.

Tentu, pemanfaatan dan penggunaan teknologi ini harus disertai dengan ide dan kreativitas sehingga menghasilkan produk yang bisa mendorong perusahaan bertahan di segala kondisi. Sebagai wadah penyaluran dan penyampaian informasi hukum yang kredibel serta terpercaya bagi seluruh komunitas hukum sehingga berdampak positif bagi pembaruan hukum di Indonesia, Hukumonline terus berkomitmen untuk menghasilkan produk yang komprehensif dan berkualitas.

Komprehensif tersebut juga termasuk melahirkan produk jurnalistik yang kompeten dan berbobot bagi pembaca. Berkualitas dalam arti terus menjaga isi produk agar hasilnya selalu tepat melalui verifikasi terlebih dahulu sehingga meminimalisir munculnya kesalahan dengan menjaga etika profesi. Dari sisi jurnalistik, Hukumonline tengah menyusun produk Hukumonline Premium Stories, yakni produk pemberitaan yang mengulas analisis, riset dan bisnis dari kacamata hukum.

Pada tanggal 14 Juli 2020 ini, tepat usia Hukumonline memasuki 20 tahun. Usia yang produktif dan terus beradaptasi dengan seluruh kemungkinan. Ibarat manusia, usia 20 tahun sudah bisa menentukan arah hidup dan masa depan sehingga Hukumonline terus berkomitmen untuk menjadi one stop legal platfom terbesar dan tepercaya di Indonesia.

Dalam perayaan 20 tahun Hukumonline kali ini digelar 20 webinar bertemakan hukum yang bisa diakses secara gratis bagi seluruh pembaca Hukumonline. Beragam tema telah disiapkan dengan mengundang para pembicara kompeten sesuai bidangnya masing-masing. Bukan hanya itu, Hukumonline juga mengundang 20 tokoh untuk ikut dalam memberikan pandangannya melalui tulisan atau opini yang dibalut dalam rubrik Kolom Hukumonline.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua