Kamis, 01 Oktober 2020

Revisi UU Bea Meterai Disetujui Jadi UU, Transaksi di Bawah Rp5 Juta Bebas Meterai

Revisi UU Bea Meterai diperlukan untuk mengikuti perkembangan zaman.
Fitri Novia Heriani
Foto: RES

DPR bersama pemerintah resmi menyetujui Revisi Undang-Undang No.13 Tahun 1985 tentang Bea Meterai. Direktur Jenderal Pajak (Dirjen Pajak) Suryo Utomo menyampaikan bahwa revisi UU tersebut mendesak dilakukan dalam rangka penyesuaian regulasi untuk mengikuti perkembangan ekonomi, hukum, teknologi, dan sosial.

“Melihat dinamika perubahan zaman yang sedemikan rupa bahasa bea meterai diperluas, terutama sekarang adanya dokumen elektronik,” kata Suryo dalam Media Briefing secara daring, Rabu (30/9).

Suryo menyebutkan tujuh hal pokok yang mendasari revisi UU Bea Meterai, yaitu dari sisi obyek, tarif, saat terutang, pihak yang terutan, cara membayar, sanksi dan fasilitas. Suryo menyebut UU Bea Materai baru ini mulai berlaku pada tahun 2021 mendatang.

Direktur Perpajakan I Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Arif Yanuar, memaparkan tujuh poin perubahan UU Bea Meterai. Pertama, dari sisi objek. Objek dimaksud pada UU Bea Materai baru adalah dokumen perdata, baik kertas maupun elektronik (termasuk dokumen lelang dan dokumen transaksi surat berharga).

Sedangkan untuk non objek meliputi dokumen lalu lintas orang& barang, dokumen terkait keuangan negara, dokumen internal organisasi, dokumen sehubungan dengan pekerjaan (Slip gaji dan sejenisnya), dokumen lain (Ijazah, Simpanan uang atau surat berharga, Surat gadai), dan dokumen yang diterbitkan oleh Bank Indonesia dalam rangka pelaksanaan kebijakan moneter. (Baca Juga: Bakal Disahkan, Tujuh Poin Perubahan dalam RUU Bea Meterai)

Kedua, tarif. Tarif bea materai tetap naik menjadi satu harga yakni Rp10.000. Namun terdapat aturan tarif tetap yang berbeda (untuk kondisi dan tujuan tertentu). Tarif bea meterai Rp10 ribu hanya berlaku untuk transaksi dengan nominal sama atau lebih besar dari Rp5 juta. Sementara untuk transaksi di bawah Rp5 juta tidak diwajibkan menggunakan meterai.

“Bea meterai berlaku untuk dokumen yang berisi jumlah uang di atas Rp5 juta, jadi di satu sisi ada kenaikan tarif, tapi di sisi lain ada dokumen tertentu yang tidak dikenai tarif,” jelas Arif.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua