Penjatuhan Pidana Denda bagi Koruptor

Pertanyaan

Mengapa nilai hukuman denda koruptor tidak sama dengan uang yang dikorupsi? Misalnya seorang melakukan korupsi Rp13 milyar, tetapi menurut undang-undang denda seorang koruptor maksimal hanya Rp1 milyar? Bagaimana jika korupsinya puluhan bahkan ratusan milyar? Terima kasih.

Intisari Jawaban
Dalam putusan pengadilan, dikenal dua jenis pidana, yaitu pidana pokok yang berupa penjara dan/atau denda, juga pidana tambahan, seperti pembayaran uang pengganti. Uang pengganti merupakan upaya yang sangat penting dalam mengembalikan kerugian negara yang ditimbulkan dari suatu tindak pidana korupsi. Jumlah kerugian negara bisa menjadi salah satu pertimbangan hakim dalam menjatuhan pidana denda dan/atau penjara beserta pidana tambahan melalui putusannya.
 
Namun apabila terpidana korupsi tidak mampu mengembalikan kerugian negara, terdapat sanksi lain yang dapat dikenakan kepadanya. Penjelasan selengkapnya dapat Anda simak pada ulasan di bawah ini.
Lihat Ulasan Lengkap

Ingin Masalah Anda Segera Tuntas?

Hubungi konsultan hukum profesional dengan biaya terjangkau, pilih durasi dan biaya konsultasi sesuai kebutuhan Anda di sini.
Punya pertanyaan lain?
Silakan Login, atau Daftar ID anda untuk menjadi menjadi memberKirim Pertanyaan ke Klinik